Bedah Literatur Cara Hebat Merawat Aset Ke Jakarta, Sabtu (6/12). FOTO/dok.SindoNews
Direktur Utama PT Kilang Pertamina Internasional Taufik Aditiyawarman Di Peristiwa Bedah Literatur “Cara Hebat Merawat Aset” Ke Jakarta, Sabtu (6/12), mengatakan bahwa aging assets juga dapat mengacaukan Perancangan Usaha akibat penghentian produksi (cessation of production/CoP) dan penghentian operasi.
Persoalannya, imbuh dia, studi yang dilakukan Business Wire mengungkapkan bahwa lebih Bersama 70% perusahaan masih belum Memperoleh kesadaran penuh Di jadwal Perawatan Medis, peningkatan, atau penggantian peralatan. “Kurangnya pemahaman ini berisiko memperpanjang waktu henti operasional serta memperburuk efisiensi dan keselamatan kerja,” kata Taufik.
Baca Juga: Reformasi Perizinan dan Efisiensi Rantai Suplai Dari Sebab Itu Fokus SKK Migas Ke 2026
Yang Terkait Bersama Bersama itu, lanjut Taufik, aging assets harus disikapi bukan sebagai sebuah masalah, Akan Tetapi sebuah tantangan yang perlu dicarikan solusinya Di rangka menjaga aset tersebut tetap produktif secara optimal dan aman Di kaitannya Bersama keselamatan kerja. Salah satu solusinya adalah Bersama memanfaatkan perkembangan Keahlian Kecerdasan Buatan (AI) Di pemeliharaan aset.
“Perkembangan Keahlian kecerdasan buatan bukanlah ancaman Untuk ketersediaan lapangan kerja. AI hanyalah sebatas alat yang perlu dipelajari sebagai bekal Sebagai analisa dan pengambilan keputusan Yang Terkait Bersama faktor-faktor produksi agar lebih efektif, efisien, serta Meningkatkan profitabilitas dan Ketahanan Usaha,” tuturnya.
Artikel ini disadur –> sindonews.com Indonesia News: Tekan Biaya Operasional, AI Perlu Dimanfaatkan Di Perawatan Medis Aset Migas











